Avanza, salah satu mobil MPV terlaris di Indonesia, dikenal dengan mesinnya yang bandel dan perawatannya yang relatif mudah. Namun, seperti kendaraan lainnya, Avanza juga bisa mengalami masalah pada indikator di dashboard yang menyala.
Jika Anda mendapati indikator Avanza menyala, jangan langsung panik. Sebab, setiap indikator memiliki makna yang berbeda, sehingga Anda perlu mengetahui apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Artikel ini akan membahas secara detail berbagai indikator yang terdapat pada Avanza dan penjelasan serta cara mengatasinya.
Indikator Mesin (Check Engine)
- Arti: Masalah pada mesin atau sistem emisi.
- Penyebab: Berbagai masalah, seperti masalah pada busi, sensor oksigen, atau konverter katalitik.
- Cara mengatasi: Segera bawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan.
Indikator Anti-Lock Braking System (ABS)
- Arti: Terjadi masalah pada sistem ABS.
- Penyebab: Sensor ABS kotor atau rusak, modul ABS bermasalah, atau masalah pada kabel.
- Cara mengatasi: Periksa kondisi sensor dan kabel ABS, lalu bawa mobil ke bengkel jika masalah berlanjut.
Indikator Airbag
- Arti: Terjadi masalah pada sistem airbag.
- Penyebab: Sensor airbag tidak berfungsi, modul airbag rusak, atau koneksi kabel longgar.
- Cara mengatasi: Jangan berkendara dan segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa karena masalah airbag sangat berbahaya.
Indikator Oli Mesin
- Arti: Tekanan oli mesin rendah.
- Penyebab: Kurang oli mesin, pompa oli rusak, atau kebocoran pada mesin.
- Cara mengatasi: Periksa level oli mesin dan tambahkan jika perlu. Jika masalah berlanjut, segera bawa mobil ke bengkel.
Indikator Baterai
- Arti: Sistem pengisian daya tidak berfungsi.
- Penyebab: Aki lemah atau rusak, alternator rusak, atau masalah pada kabel.
- Cara mengatasi: Periksa kondisi aki dan alternator, lalu bawa mobil ke bengkel jika masalah berlanjut.
Indikator Temperatur Mesin
- Arti: Suhu mesin terlalu tinggi.
- Penyebab: Kurang cairan pendingin, kerusakan pompa air, atau kebocoran pada sistem pendingin.
- Cara mengatasi: Berhenti berkendara dan biarkan mesin dingin. Periksa level cairan pendingin dan tambahkan jika diperlukan. Jika masalah berlanjut, segera bawa mobil ke bengkel.
Indikator Lampu Belakang
- Arti: Salah satu atau kedua lampu belakang tidak berfungsi.
- Penyebab: Lampu putus, koneksi kabel longgar, atau kerusakan pada sakelar lampu.
- Cara mengatasi: Ganti lampu yang putus, periksa koneksi kabel, dan bawa mobil ke bengkel jika masalah berlanjut.
Indikator Bahan Bakar
- Arti: Bahan bakar hampir habis.
- Penyebab: Terbatasnya bahan bakar di tangki.
- Cara mengatasi: Segera isi ulang bahan bakar di SPBU terdekat.
Indikator Sabuk Pengaman
- Arti: Sabuk pengaman tidak terpasang.
- Penyebab: Tidak memakai sabuk pengaman atau sensor sabuk pengaman rusak.
- Cara mengatasi: Pasang sabuk pengaman dan bawa mobil ke bengkel jika sensor sabuk pengaman bermasalah.
Indikator Pintu Terbuka
- Arti: Salah satu pintu tidak tertutup rapat.
- Penyebab: Pintu tidak ditutup dengan benar, sensor pintu rusak, atau koneksi kabel longgar.
- Cara mengatasi: Periksa semua pintu dan pastikan tertutup dengan rapat. Jika masalah berlanjut, bawa mobil ke bengkel.
Selain indikator yang disebutkan di atas, Avanza juga memiliki indikator lain yang mungkin menyala, seperti indikator washer kaca depan, indikator ban kempes (TPR), dan indikator Hill Start Assist (HSA). Jika Anda melihat salah satu indikator tersebut menyala, disarankan untuk memeriksa kondisi mobil dan berkonsultasi dengan mekanik atau bengkel resmi untuk menentukan penyebab dan cara mengatasinya.
Dengan memahami arti setiap indikator dan langkah-langkah yang harus diambil, Anda dapat menangani masalah lampu indikator Avanza dengan cepat dan tepat. Ingat, keselamatan berkendara adalah prioritas utama, jadi jangan abaikan indikator yang menyala di dashboard Anda.